Rabu, 23 Maret 2011

Pensil sebagai Media Gambar

Pensil sebagai Media Gambar
Pensil adalah salah satu media gambar yang murah, mudah ditemukan, mudah digunakan dan bisa dibawa kemana saja. Anda tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk membelinya, juga tidak perlu ke toko khusus yang menjual alat lukis karena di toko-toko biasa juga tersedia banyak. Dan paling menyenangkan dari pensil adalah sangat ringan dan bisa dimasukkan ke dalam saku baju Anda.
Pensil sepertinya hanya menghasilkan warna monokrom (hitam putih) yang tidak menarik. Karena itu banyak pemula tidak mulai belajar untuk menguasai pensil terlebih dahulu dan biasanya ingin langsung belajar menggunakan cat air dan cat minyak. Padahal jika Anda ingin lebih menguasai cat air dan cat minyak, sebagai pemula Anda sebaiknya harus sering berlatih membuat sketsa dengan pensil. Keluarkanlah semua kemampuan yang dimiliki pensil maka Anda akan menemukan keajaiban-keajaiban pada gambar Anda.
Sebelum mulai belajar menggambar dengan media pensil sebaiknya Anda mengenal lebih baik lagi tentang pensil. Jenis pensil pun bermacam-macam merk, ukuran, dan harganya. Memilih dan membeli pensil juga perlu Anda ketahui caranya. Tapi paling penting pilihlah pensil yang sesuai dengan kepribadian Anda.
Ukuran pensil yang paling umum berukuran antara 9H sampai 9B. Biasanya pensil yang paling sering Anda gunakan untuk menulis ukuran HB dan 2B. Dari tingkat kekerasannya pensil terbagi dari 2 jenis yaitu pensil lunak dan pensil keras. Pensil keras diberi tanda dengan H. Pensil lunak diberi tanda dengan B.
Pensil ukuran H-9H menghasilkan karakter garis tipis biasanya digunakan untuk membuat sketsa dan mengarsir daerah terang. Pensil B-9B menghasilkan karakter garis tebal dan biasanya digunakan untuk mengarsir daerah gelap.
Sebaiknya Anda mencoba dahulu berbagai macam ukuran dan jenis pensil antara 9H-9B sehingga Anda tahu mana yang lebih sesuai dengan sifat Anda.
Pada umumnya semua harga pensil terjangkau, jadi jika dana Anda terbatas sekali pilihlah beberapa pensil saja, yang penting ada satu pensil keras H dan satu pensil lunak B. Tidak harus semua ukuran pensil Anda beli.
Ada berbagai macam merk pensil gambar yang dapat Anda coba seperti Faber Castell, Lyra, dan Staedtler. Merk tersebut memproduksi berbagai macam ukuran dan jenis pensil. Ukuran pensil 2B yang berbeda merk mempunyai kualitas karakter pensil yang berbeda juga.
Saya juga menemukan hanya dengan menggunakan satu jenis pensil saja misalnya pensil 2B. Kemudian saya memberikan tekanan yang lebih kuat ketika mengarsir pada kertas, maka pensil 2B dapat menghasilkan kualitas arsir yang sama dengan pensil 4B.
Saya lebih suka menggunakan pensil antara 2B, 4B dan 6B. Ketika mulai membuat sketsa awal saya lebih suka menggunakan 2B karena lunak sehingga dapat menghasilkan garis yang lebih ekspresif, tetapi ada juga yang lebih suka menggunakan 2H untuk membuat sketsa awal karena menghasilkan garis lebih tipis.
Jika Anda telah menemukan ukuran pensil yang lebih cocok dengan sifat Anda maka menggambar pun akan terasa lebih nyaman Anda dapat menghasilkan berbagai macam arsir dengan teknik memegang pensil. Saya menggunakan dua cara memegang pensil:
1. Memegang pensil seperti menulis, cara ini sangat sesuai jika Anda ingin menghasilkan gambar yang detail.
2. Memegang pensil antara ibu jari diatas dan 4 jari dibawahnya, teknik seperti ini sangat baik untuk membuat garis-garis yang berani bahkan baik untuk melemaskan tangan Anda.
Memberi tekanan yang berbeda ketika memegang pensil juga menghasilkan arsir yang berbeda. Semakin kuat Anda memberi tekanan maka arsir yang dihasilkan tebal sebaliknya jika Anda memberikan tekanan lemah maka arsir yang dihasilkan tipis.
Berdasarkan pengalaman saya ketika pertama kali menggambar dengan pensil, saya merasakan kalau tangan agak kaku. Hal ini terlihat pada karakter garis yang saya hasilkan. Garis akan kaku, terputus-putus, dan ada perasaan ingin sering menggunakan penghapus.
Jika Anda memang baru pertama kali mulai menggambar dengan pensil, kemungkinan garis yang Anda hasilkan pun terlihat kaku dan garis terputus-putus. Masalah ini dapat menghilang secara perlahan jika Anda sering berlatih dan tangan Anda pun terasa lemas dalam menghasilkan garis. Kesalahan seorang pemula biasanya terlalu mengkhawatirkan apakah gambar itu bagus atau tidak dan apakah gambar nya salah atau benar. Biasanya pemula takut untuk membuat garis berulang-ulang dan selalu ingin menggunakan penghapus. Sebaiknya hilangkan perasaan takut untuk membuat kesalahan dan jangan gunakan penghapus terlebih dahulu
Sebagai pemula yang penting Anda perhatikan adalah proses ketika Anda menggambar bukan hasilnya. Jadi beranilah untuk menarik garis!


Gradasi pensil yang dihasilkan
dari berbagai jenis,
ukuran, dan merk pensil.




Berbagai macam jenis pensil mulai dari
berbeda merk, ukuran H dan B. Saya lebih
sering menggunakan pensil merk
Faber Castell, Lyra, dan Staedtler karena
merk ini semua memproduksi berbagai
ukuran pensil dari 9H-9B. Lyra juga
memproduksi pensil graphit dengan
ukuran mulai dari 2B-9B.




Memegang pensil seperti menulis
dapat menghasilkan gambar yang detail.



Memegang pensil antara ibu jari diatas
dan 4 jari dibawahnya menghasilkan
garis-garis yang berani dan ekspresif.
Persiapan Menggambar Dengan Pensil
Sesudah Anda memilih pensil dengan cermat. Anda pun harus pandai memilih kertas gambar, karena kualitas kertas gambar juga mempengaruhi hasil gambar Anda.
Kertas mempunyai berbagai macam ukuran mulai dari A0-A6, ukuran kertas yang paling besar adalah A0 dan yang paling kecil A6, tetapi biasanya kertas gambar yang dapat Anda temukan ukuran A2-A5.
Sebagai pemula saya menyarankan Anda untuk memilih ukuran kertas A3-A5, karena tidak terlalu besar dan bisa dibawa kemana saja sehingga Anda bisa berlatih setiap saat. Jika Anda membeli kertas ukuran A1-A2, Anda dapat membaginya menjadi ukuran A3-A5. Harga kertas pun bervariasi, mulai dari yang murah sampai mahal bahkan lebih mahal dari harga pensil itu sendiri. Kertas gambar impor harganya sangat mahal tetapi Anda dapat membelinya perlembar. Jika dana Anda sangat terbatas maka harga kertas yang dapat terjangkau adalah merk Canson, Concorde, Kiky, dan Lyra. Merk diatas juga memproduksi buku sketsa. Saya menyarankan Anda untuk memilih buku sketsa. Kertas tidak berceceran kemana-mana dan dapat Anda simpan dengan rapi, sehingga Anda dapat melihat perkembangan proses menggambar Anda.
Ketebalan kertas juga harus diperhatikan, ukurannya ada yang 70 gr-300 gr. Paling tipis ukuran 70 gr dan paling tebal ukuran 300 gr. Pada umumnya Anda dapat menemukan ketebalan kertas ukuran 70 gr-120 gr. Semakin tebal kertas gambar yang Anda gunakan semakin baik.
Tekstur setiap kertas juga ada yang halus dan kasar tergantung dari ketebalan kertas itu sendiri. Saya lebih suka menggunakan kertas yang teksturnya agak sedikit kasar karena tidak terlalu licin ketika membuat garis.
Warna kertas pun bermacam-macam, Anda juga dapat mencoba menggunakan berbagai macam warna kertas.
Memilih kertas gambar sangatlah penting tetapi jika memang Anda memiliki kesempatan untuk membeli kertas gambar impor maka sebaiknya Anda mencobanya, dan lihat perbedaan kualitas gambar yang dihasilkan.
Pilihlah kertas yang sesuai dana dan kebutuhan Anda. Gambar yang Anda hasilkan menunjukkan kepribadian dan karakter Anda. Memilih kertas pun dapat membantu Anda mengungkapkan perasaan dan karakter yang Anda miliki.
Peralatan menggambar yang Anda butuhkan selain kertas adalah rautan dan penghapus. Rautan pensil bisa menggunakan pisau carter, rautan biasa, dan rautan mekanik. Saya lebih suka menggunakan pisau carter karena ketajaman pensil bisa dihasilkan sesuai dengan kebutuhan. Kadang ada rautan pensil biasa yang justru ketika Anda raut menyebabkan pensil tersebut cepat patah. Menghasilkan ketajaman pensil tergantung dari kebutuhan Anda apakah akan membuat garis tipis dan garis tebal. Pensil ukuran lunak dan keras juga menghasilkan ketajaman yang berbeda.
Penghapus juga bermacam-macam jenisnya mulai dari berbeda ukuran, warna, dan merknya. Sebaiknya Anda memilih penghapus yang memang diproduksi untuk menggambar dan menulis. Biasanya penghapus ini bewarna putih dan hitam. Sebagai pemula kadang Anda terlalu takut untuk melakukan kesalahan sehingga Anda sering menggunakan penghapus. Sebaiknya hindarkan dahulu terlalu sering memakai penghapus. Jika ada garis yang Anda buat tidak sesuai yang diinginkan biarkan saja. Penghapus nantinya akan sangat membantu dalam membuat daerah-daerah terang. Jika ada bagian arsir gelap yang tidak diinginkan maka sangat sulit untuk dihapus, walaupun hilang kadang masih terlihat bekasnya
Gambar yang menggunakan media pensil biasanya akan sangat cepat pudar jika tidak segera dilindungi. Ada beberapa cara agar gambar tetap terlindungi yaitu menyemprotkan gambar Anda dengan fixative. Hanya harga satu botol fixative cukup mahal sebagai pilihan lain Anda dapat membeli pylox warna transparan. Cara menyemprotkan gambar dengan fixative atau pylox yaitu semprotlah kertas dalam keadaan posisi berdiri, lakukan dari jarak jauh min 20 cm. Semprotlah tipis-tipis, kemudian tunggu sampai kering dan lakukan berulang kali.
Karya yang menggunakan media kertas juga harus dirawat karena mudah terlipat, robek, warna kertas menjadi kuning dan berjamur. Simpanlah karya Anda dalam ruangan yang suhunya tidak terlalu lembab dan bebas dari debu.


Buku sketsa yang mudah Anda temukan
di toko buku, harganya terjangkau dan bisa
dibawa kemana saja.





Bermacam-macam kertas gambar mulai
dari berbeda ukuran antara A0-A6,
ketebalan kertas antara 70gr-300gr,
dan warna kertas.





Pisau carter, penghapus, dan rautan pensil
membantu dalam proses menggambar Anda.



Ketika Anda menggambar dengan kertas
A3, A2, dan A1 atau kertas lebih besar,
kadang kertas tersebut suka menggulung.
Agar Anda dapat menghindari kertas
menggulung ketika sedang menggambar,
caranya yaitu letakkan kertas diatas papan kayu
kemudian gunakan lakban kertas di sekitar tepi
kertas kemudian pada setiap ujung kertas tahan
dengan paku payung. Cara ini juga menjaga agar
kertas tidak terlipat dan robek.
Berani Menarik Garis
Apakah Anda ingat ketika pertama kali belajar menulis? Pasti Anda ingat kalau huruf-huruf yang Anda tulis hasilnya sangat kaku dan tidak rapi. Begitu pun pertama kali ketika Anda mulai menggambar, tangan akan terasa kaku. Agar tangan tidak terasa kaku Anda dapat memulai latihan membuat garis tanpa berhenti sedikit pun.
Ambillah beberapa kertas A4, lalu mulailah Anda membuat garis vertikal lurus, ingat Anda tidak boleh mengangkat pensil sekalipun. Usahakanlah garis vertikal yang Anda buat tetap lurus. Jika ada garis yang Anda buat tidak lurus biarkan saja, jangan sampai berhenti. Setelah selesai membuat garis vertikal, kemudian gunakan kertas lain untuk membuat garis horizontal dan diagonal. Lakukan latihan ini berulang-ulang sampai Anda pandai membuat garis lurus vertikal, horizontal, dan diagonal. Setelah berlatih diatas kertas A4 cobalah membuat garis lurus vertikal, horizontal, dan diagonal diatas kertas A3-A2. Tujuan latihan ini Anda akan belajar membuat garis lurus tanpa rasa takut dan menguasai bidang kertas yang akan Anda gambar.
Setelah latihan membuat garis lurus tanpa henti. Anda dapat meneruskan latihan selanjutnya. Latihan ini juga membuat garis tanpa henti dan tanpa mengangkat pensil sekali pun. Ambillah kertas A4, kemudian Anda membuat garis-garis tanpa henti sehingga membentuk seperti persegi panjang. Lakukanlah secara berulang kali sehingga terjadi penumpukan garis dan bentuk persegi panjang.
Selanjutnya buatlah garis-garis lurus lainnya sehingga membentuk seperti segitiga. Lihat pada gambar kiri atas mengalami pengulangan dan penumpukan garis sehingga seperti terjadi pergerakan. Cobalah mencari bentuk-bentuk lainnya selain persegi panjang dan segitiga. Latihan ini akan membuat Anda lebih berani menarik garis, dan belajar untuk membuat garis-garis yang ekspresif.
Latihan selanjutnya membuat bentuk-bentuk dasar segitiga, silinder, kotak, balok, dan sebagainya. Gambarlah bentuk-bentuk segitiga limas, silinder, kubus, dan lain-lain tanpa mempertimbangkan proporsi lakukan berulang kali sehingga terjadi penumpukan bentuk.
Semua obyek yang Anda gambar memiliki struktur bentuk dasar seperti silinder, kubus dan sebagainya. Latihan ini juga akan membantu Anda berani menarik garis dan mulai menggambar berbagai macam obyek tanpa mengkhawatirkan proporsi dan anatomi obyek tersebut.
Lihatlah di sekeliling Anda dan carilah obyek-obyek sederhana seperti gelas, botol, toples, dan sebagainya. Pada latihan ini Anda tetap tidak diperbolehkan untuk mengangkat pensil. Mulailah Anda menggambar botol tanpa memperhatikan proporsi bentuk botol itu sendiri. Lihat seperti gambar di atas ini.
Hilangkanlah rasa takut Anda apakah botol itu sesuai seperti aslinya atau tidak? Latihan ini akan membuat Anda lebih berani menggambar sebuah obyek sehingga sangat membantu untuk
melemaskan tangan Anda. Tanpa disadari garis kaku yang Anda hasilkan mulai menghilang.
Carilah obyek-obyek alam benda lainnya yang lebih kompleks daripada botol dan gelas. Kemudian seperti latihan sebelumnya lakukanlah dengan teknik yang sama.
Semua latihan ini membantu Anda belajar menggambar tanpa beban dan memikirkan apakah gambar itu benar atau salah? Sehingga Anda tidak akan mengalami kesulitan dalam latihan selanjutnya.


Belajar menarik garis-garis bebas vertikal,
horizontal, dan diagonal tanpa henti.



Menarik garis bebas membentuk kotak,
lingkaran, segitiga, tanpa berhenti
sehingga terjadi pengulangan dan penumpukan.



Garis-garis bebas bentuk dasar kubus,
segitiga, dan silinder



Berani menarik garis membuat bentuk botol,
toples, dan handphone.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar